menjaga kesempurnaan tampilan hunian, fahami proses pemasangannya.

menjaga kesempurnaan tampilan hunian, fahami proses pemasangannya.

Untuk menjaga kesempurnaan tampilan hunian, fahami proses pemasangannya. Lakukan juga perawatan secara berkala.

Ada cara yang mesti Anda perhatikan secara detail, guna mendapatkan hasil yang diinginkan. Sehingga dengan menerapkan material ini, tampilan hunian jadi estetis dan artistik.

Pada umumnya, pemasangan semua jenis batu alam menggunakan bahan dasar yang sama, yaitu semen bercampur pasir halus. Namun, untuk memaksimalkan hasilnya terutama pada saat prosesnya, Anda harus mencermati benar kekuatan, terutama pada bidang-bidang yang tinggi.

Hal ini dilakukan guna menghindari kerusakan batu alam di kemudian hari. Kekuatan pemasangan tergantung pada mutu semen yang dipergunakan. Begitu pula ketepatan campurannya. Berikut ini adalah cara pemasangan batu alam.

Persiapkan alat dan bahan yang akan digunakan yaitu paku beton, benang, serta adukan semen. Benang digunakan untuk acuan agar pemasangannya bisa presisi, siku dan rata.

Pastikan batu alam berbentuk siku, Anda bisa membuatnya dengan alat pemotong keramik. Jika material sudah dipersiapkan, saatnya mengupas atau membobok permukaan dinding secara acak. Ini dilakukan agar adukan semen dapat merekatkan batu dengan dinding.

Supaya merekat sempurna, basahi atau rendam batu alam dengan air, proses tersebut untuk menjaga kelembapan. Batu alam mempunyai pori yang besar. Jika terlalu kering, maka akan cepat menyerap air dalam adukan semen saat dipasang.

Proses pemasangan bisa dimulai dari bawah ke atas. Jangan lupa, berikan ganjalan agar susunan batu tidak mudah merosot.

Ketahui Pemasangan Juga Perawatannya
Untuk merekatkannya, Anda bisa menggunakan adukan semen instan. Adonan dipastikan memiliki proporsi semen yang baik. Ingin pemasangannya aman? Gunakan tukang yang berpengalaman.

Supaya hasilnya memuaskan, usahakan sisa semen yang keluar pada saat pemasangan dibersihkan dengan cepat. Trik ini untuk menghindari semen yang mengering.

Jika sudah mengetahui dasar pemasangannya, Anda juga wajib mengerti perawatannya. Untuk merawat batu alam, berikut ini uraiannya.

Hampir semua jenis batu alam mempunyai karakter yang sama, yaitu berpori. Perlu diingat bahwa, pori-pori tersebut dapat menimbulkan kelembapan yang tinggi pada iklim tropis.

Jika tidak rajin merawatnya, permukaan batu alam akan menjadi tempat bertumbuh dengan mudah bagi lumut dan jamur. Cara mencegahnya, batu alam harus dilapisi cairan pelindung. Ya, Anda wajib melakukan pelapisan guna melindungi permukaan material batu alam.

Perlu diketahui juga bahwa, material ini memiliki dua macam permukaan, yaitu doff (tidak mengkilap) dan glosy (mengkilap).

Untuk mendapatkan kesan lebih natural, Anda bisa memilih coating batu alam yang permukaannya doff. Biasanya, cairan pelindung tidak berwarna (clear). Khusus batu candi, untuk menonjolkan warna batu biasanya tersedia pelapis berwarna hitam.

Melakukan perawatan dengan cara memberikan coating pada permukaannya, dinding batu alam jadi tidak mudah berlumut dan muka bangunan hunian Anda akan tetap terlihat mempesona.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *